Gaya Hidup Baru Pasca PSBB Virus Corona

Senin, 2 Maret 2020 Presiden Jokowidodo mengumumkan kepada publik bahwa 2 orang warga Indonesia terinfeksi virus corona. Berita tentang Indonesia terinfeksi virus corona pun menjadi konsumsi masyarakat Indonesia sehari-hari, bahkan hari demi hari jumlah pasien terinfeksi virus semakin meningkat. Masyarakat menjadi panik dan langsung melakukan pengamanan diri dengan cara membeli masker, handsainitizer, menyetok makanan dirumah, karantina mandiri dan sebagainya.

Pandemi Covid 19 ini pun tidak bisa di pandang sebelah mata, karena virus covid dapat menyebarkan virus secara cepat. Pada 1 April 2020 Presiden Jokowidodo menetapkan Indonesia untuk melakukan PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) yang di berlakukan sesuai dengan acuan dasar hukum PP 21 Tahun 2020 tentang pembatasan sosial bersekala besar (PSBB). Secara tidak di sadari, perubahan mulai tampak ketika PSBB di berlakukan. Warga Indonesia perlu adaptasi dengan cara meminalisir kegiatan di luar. Mulai dari sekolah, kerja dan hal lainnya di lakukan hanya di rumah saja.

Setelah PSBB  di lakukan selama beberapa bulan. Kini, pada tanggal 12 Mei 2020 Presiden Jokowidodo mengumumkan simulasi pelonggaran PSBB di Indonesia. Meskipun pelonggaran PSBB harus di lakukan dengan secara hati-hati, tetapi keputusan ini akan membawa Indonesa menuju kegiatan normal kembali. kondisi ini mungkin akan berbeda dari sebelumnya sehingga perlu dilakukan pengadaptasian.


Efek dari PSBB akan mengubah perilaku hidup masyarakat Indonesia itu sendiri. Seperti dalam hal kesehatan, masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan mereka di bandingkan dengan sebelum terjadinya PSBB Virus Corona.   masyarakat bersikap menjaga kesehatan di sini adalah kondisi dimana masyarakat melakuakan aktivitas secara normal kembali tetapi dengan perilaku yang berbeda dalam artian sebagian masyarakat akan tetap berpergian dangan menggunakan masker serta membawa handsainitizer mereka. Dan meraka akan berprilaku lebih bersih dan lebih menjaga kesehatan mereka di bandingkan sebelum pandemi virus corona masuk di Indonesia. 


Teknologi Masyarakat lebih memperhatikan teknologi di bandingkan sebelum pandemi virus corona datang. Karena dengan di berlakukannya PSBB masyarakat lebih banyak memanfaatkan teknologi mulai dari system belajar online, kerja melalui syntem online dan pembelian kebutuhan konsumsi di lakukan dengan menggunakan teknologi system online. Sebelum pandemi memapar memang sistem teknologi ini sudah memasar di masyarakat penggunaannya di Indonesia, tetapi masih sangat jarang masyarakat menggunakannya. Dengan adanya pademi ini orang yang awalnya awam akan teknologi mau tidak mau mereka harus melirik teknologi. Setelah PSBB ini di longgarkan masyarakat akan jauh lebih paham tentang penggunaan teknologi dan kemudahan teknologi sehingga masyarakat Indonesia akan hidup dengan era teknologi yang semakin meningkat. 


Perubahan demi perubahan itu pasti ada tergantung cara kita bagaimana beradaptasi dengan perubahan tersebut. Sebenarnya, di awal pandemi virus corona masuk ke Indonesia itu sudah merubah perilaku semua masyarakat Indonesia, mulai dari merubah kebiasaan-kebiasaan mereka dan  perilaku hidup masyarakat itu sendiri. Bahkan di saat Indonesia menetapkan tentang pelonggaran PSBB, perilaku dan gaya hidup sebagian dari mereka tetap berprilaku sama meskipun mereka akan beraktivitas seperti normal kembali. Dengan menjaga kesehatan mereka, menjaga kebersihan mereka dan menjaga kesehatan mereka, mereka akan merasa lebih aman karena virus corona di Indonesia ini belum sepenuhnya di nyatakan hilang.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gaya Hidup Baru Pasca PSBB Virus Corona"

Posting Komentar